Apa Saja Dokumen yang Harus Dipersiapkan untuk Membentuk CV dan PT?

S etelah berhasil menentukan bentuk usaha yang cocok bagi bisnis Anda, kini saatnya bagi Anda untuk mempersiapkan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pendirian badan usaha tersebut. Kita akan membahas hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk mengurus izin pembentukan CV dan PT. Akan tetapi sebelum itu mari kita review sedikit tentang syarat pendirian kedua badan tersebut.

 

Syarat Pendirian PT

Sesuai UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, syarat pendirian sebuah PT meliputi hal-hal berikut:

  1. Pendiri harus berjumlah seminimalnya 2 orang (boleh berupa badan hukum).
  2. Setiap pendiri harus mengambil bagian saham masing-masing kecuali dalam kasus peleburan.
  3. Akta Notaris harus ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia.
  4. Akta Pendirian harus disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI.
  5. Modal dasar minimal sebesar Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).
  6. Seminimalnya harus ada 1 direktur dan 1 komisaris.

 

Syarat Pendirian CV

Adapun untuk syarat pendirian CV tidak mensyaratkan batas minimal modal dan istilah pembagian modal. Akta pendiriannya pun tidak perlu disahkan oleh Kemenkumham. Sehingga syarat-syarat pendiriannya hanya meliputi:

  1. Pendiri harus berjumlah seminimalnya 2 orang WNI.
  2. Lokasi usaha berada di dalam wilayah NKRI.
  3. Akta Notaris harus ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia.
  4. Akta pendirian cukup diurus di Pengadilan Negeri setempat saja.

 

Dokumen yang Harus Disiapkan

Dokumen yang harus disiapkan untuk mengurus pembuatan CV dan PT umumnya sama, yakni meliputi:

  • Fotokopi KTP pendiri, minimal 2 orang.
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) penanggung jawab/direktur, cukup 1 orang saja.
  • NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dari penanggung jawab/direktur, cukup 1 orang saja.
  • Pas foto ukuran 3×4 dari penanggung jawab/direktur, cukup 1 orang saja.
  • Fotokopi pembayaran PBB tahun terakhir sesuai dengan domisili badan usaha.
  • Fotokopi surat kontrak atau bukti kepemilikan tempat usaha.
  • Surat keterangan domisili dari pengelola gedung (jika usaha tersebut berlokasi didalam area suatu gedung perkantoran).
  • Surat keterangan RT/RW (jika usaha tersebut berlokasi di lingkungan perumahan).

Dokumen-dokumen ini selanjutnya diserahkan ke notaris untuk dibuatkan akta pendirian. Adapun untuk pengesahan akta pendirian CV bisa melalui Pengadilan Negeri setempat sementara untuk pengesahan akta pendirian PT harus dilakukan oleh Menteri Hukum dan HAM RI. Pengajuan izin pendirian CV dan PT tidak harus dilakukan oleh pendirinya atau penanggung jawabnya secara langsung. Proses pengajuan ini dapat diwakilkan oleh orang lain, tetapi untuk pendirian PT dibutuhkan tambahan surat kuasa dari pihak yang mewakilkan. Apabila Anda memerlukan bantuan terkait pengurusan pendirian badan hukum ini terutama dalam mendirikan PT, silakan hubungi kami lebih lanjut. Hukum123 siap membantu Anda.