Jenis-Jenis Pembantu Dalam Perusahaan

S etiap pengusaha memiliki tujuan guna meendapatkan keuntungan dari bidang yang digelutinya. Jika perusahaan ingin mencapai urusannya pasti ada semacam pembantu-pembantu perusahaan. Pada kali ini hukum123 mengulas beberapa jenis dalam kategori yang disebut pembantu-pembantu dalam perusahaan.

Sebuah perusahaan dapat dijalankan oleh satu orang atau beberapa pengusaha dalam bentuk kerjasama. Dalam menjalankan usahanya, pengusaha dapat menjalankan bisnisnya sendiri atau dibantu oleh pembantu perusahaan yang biasa disebut “pembantu perseroan”.

Terdapat dua jenis bentuk dari pembatu dalam mengurus usaha perusahaan,diantaranya yakni:

  • Pembantu-pembantu dalam perusahaan, misalkan staff toko, karyawan keliling, pengurus filial, pemegang prokuarsi dan pimpinan perusahaan atau manajer.
  • Pembantu di luar lingkup perusahaan, misalkan pengacara, notaries, makelar, dan komisioner.

Setidaknya secara umum anda mengetahui 5 jenis pembantu dalam sebuah perusahaan. Pertama, staff toko adalah seluruh karyawan yang melayani customer dan membantu pengusaha menjalankan roda usahanya di lingkup toko usahanya. Misalnya biasa kita ketahui seperti kasir, staff rekapitulasi pembukuan, pelayan penyerah barang dan lain-lainnya. Kedua, karyawan keliling adalah pembantu  perusahaan yang bekerja di lapangan atau di luar kantor guna memperluas relasi dan berbagai perjanjian jual beli antara pengusaha sebagai atasannya dengan pihak ketiga.

Selanjutnya jenis ketiga yaitu pengurus filial. Jenis pembantu perusahaan ini berfungsi mewakili pengusaha mengenai semua hal, tapi memiliki batasan pada satu cabang tertentu. Misalnya, pimpinan pusat perusahaan berdomisili di Jakarta, sedangkan cabang perusahaan terdapat di Surabaya, Bandung, dan kota-kota lainnya. Pada setiap cabang-cabang perusahaan ini ada pengurus filialnya yang menjalankan perusahaan tapi terbatas pada daerah atau mempunyai wewenang dalam cabang itu.

Jenis keempat yaitu, pemegang prokmasi yang dalam artinya adalah pemegang kuasa dari perusahaan. Posisi ini merupakan wakil pimpinan perusahaan atau wakil manajer. Selain itu, dapat memiliki hirarkis kedudukan kedua setelah manajer.

Selanjutnya jenis yang terakhir adalah pimpinan perusahaan. Dalam lingkup pimpinan perusahaan terdapat macamnya, seperti manajer. Posisi ini berfungsi sebagai pemegang kuasa pertama dari pengusaha perusahaan. Manajer mengendalikan seluruh roda bisnis perusahaan. Dialah yang bertanggungjawa atas maju atau mundurnya presentase pendapatan perusahaan.

Dalam zaman ini, posisi manajer juga biasa dikenal dengan sebutan Direktur Utama yang membawahi beberapa direktur-direktur perusahaan secara hirarki. Direktur itu adalah orang-orang yang diberi otoritas untuk memegang salah satu bidang perusahaan. Direktur inilah yang memiliki fungsi mengendalikan dan mengawasi kinerja pemegang prokurasi.

 

(AH)