Menjalankan Usaha di Lahan Milik Pemda

S alah satu tantangan terbesar dalam membangun usaha di masa sekarang ialah semakin sulitnya mencari lokasi usaha yang cocok. Pada lokasi yang mudah dijangkau lahan yang tersedia sudah semakin sempit sementara pada lokasi yang sulit dijangkau tentu akan lebih menyulitkan proses produksi dan distribusi di masa yang akan datang. Lantas bagaimana solusiinya?

Beberapa orang akhirnya memilih untuk membuka usaha di kawasan perumahan atau apartemen yang secara khusus disiapkan untuk menjadi kantor usaha. Akan tetapi tidak semua orang bisa melakukan hal semacam ini mengingat biaya yang perlu dikeluarkan pasti sangat besar. Membeli tanah tentu bukan pilihan yang bijak mengingat harga tanah di kota besar semakin meningkat dari waktu ke waktu. Belum lagi nantinya harus mengurus sertifikat tanah, IMB, dan surat-surat lain yang terkadang tidak dapat diurus dengan mudah.

Maka cara mendapatkan lokasi usaha yang paling sering dipilih ialah lewat jalan menyewa. Aset yang disewa bisa berupa tanah ataupun bangunan. Bahkan beberapa pengusaha memilih untuk menyewa aset yang jelas telah dimiliki oleh Pemerintah Daerah (Pemda). Apakah hal ini diperbolehkan?

Pada dasarnya menyewa aset milik pemda tak ubahnya dengan menyewa aset milik swasta. Selama pemda memang memberi izin tentu saja hal ini sah untuk dilakukan. Akan tetapi ada beberapa hal khusus yang perlu diperhatikan apabila kita ingin menyewa aset pemda sebagai lokasi usaha kita.

Pastikan Bidang Usaha Anda Diperbolehkan

Beberapa pemda telah melarang berdirinya beberapa bidang usaha tertentu di kawasan pemda tersebut. Contohnya tempat hiburan seperti karaoke. Oleh karena itu Anda harus benar-benar memastikan bahwa usaha yang akan Anda bangun kelak tidak akan bertentangan dengan aturan-aturan yang berlaku di daerah tersebut.

Pastikan Tempat Usaha Bukan Tempat yang Dilarang

Dalam setiap daerah biasanya terdapat area-area yang dilarang untuk dijadikan tempat usaha, seperti hutan lindung, taman kota, dan sempadan sungai. Anda tentu tidak akan diperkenankan untuk membangun usaha di area seperti ini. Beberapa pemda juga menerbitkan larangan mendirikan usaha di perumahan atau area tertentu. Keterangan lengkap terkait hal ini bisa Anda dapatkan melalui Pemda masing-masing.

Ajukan Lewat Biro Tertentu

Meskipun Anda adalah aktor utama dalam usaha yang sedang Anda rintis ini, Anda tidak bisa serta merta mendatangi Pemda untuk menyewa aset yang mereka miliki. Mintalah bantuan kepada biro hukum terpercaya untuk mengajukan permintaan Anda ini ke pemda setempat. Permintaan Anda juga bisa diproses lebih cepat jika Anda meminta bantuan biro khusus pengelolaan aset daerah.

Perhatikan Batas Waktu Penyewaan

Apabila Anda sudah berhasil mendapatkan izin sewa dari pemda atas lokasi yang Anda inginkan, ingatlah bahwa lokasi tersebut hanya bisa Anda tempati maksimal 10 tahun. Lewat dari 10 tahun Anda harus mengurus perizinan kembali seperti baru mengajukan pertama kali. Apabila Anda melupakan hal ini tentu Anda akan segera diminta meninggalkan tempat tersebut.

Pada intinya menyewa aset pemda sebagai lokasi usaha adalah hal yang diperbolehkan. Kuncinya ialah mencermati peraturan setempat yang berlaku dan menggunakan biro hukum yang memang sudah terbiasa dalam menyelesaikan masalah seperti ini. Kalau begini sudah tidak ada alasan untuk mengurungkan niat usaha karena tidak punya lokasi kan?