Pastikan Hal-Hal Berikut Sebelum Mengikuti Asuransi Kerugian Usaha

P erusahaan merupakan sasaran utama dari pihak penyedia asuransi. Hampir seluruh aspek yang menyangkut perusahaan masa kini dapat diasuransikan. Mulai dari aset perusahaan seperti gedung, alat-alat produksi, kendaraan, hingga jiwa pemilik dan pegawai perusahaan semuanya sudah dapat diasuransikan demi menghindari kejadian yang tidak terduga di kemudian hari. Bentuk asuransinya pun bermacam-macam. Ada yang berupa asuransi kehilangan, asuransi kebakaran, asuransi kerugian, dll. Asuransi yang akan dibahas oleh Hukum123 kali ini adalah asuransi kerugian. Apa sih asuransi kerugian itu dan apa yang harus diperhatikan sebelum mengikuti program asuransi jenis ini?

Asuransi kerugian ialah program asuransi yang melindungi benda-benda tertentu dari kerugian yang mungkin terjadi di kemudian hari. Perusahaan asuransi akan membayar semua kerugian yang terjadi pada benda tersebut apabila memang terjadi kerugian selama rentang waktu yang telah disepakati. Asuransi semacam ini memang cukup memiliki kesamaan dengan penjaminan yang kita sebut garansi. Akan tetapi cakupan asuransi kerugian lebih luas sehingga peraturan-peraturan yang termuat didalamnya pun bersifat lebih khusus dan terperinci. Namun Anda tidak perlu khawatir sebab Anda tidak perlu memperhatikan seluruh peraturan yang ada secara mendetil. Cukup perhatikan peraturan-peraturan berikut dan Anda dapat menjalankan asuransi dengan tenang.

  1. Polis asuransi, didalamnya mencakup hak dan kewajiban Anda selaku tertanggung serta hak dan kewajiban perusahaan asuransi sebagai penanggung. Polis asuransi juga mencakup besar premi yang perlu Anda bayarkan berikut jangka waktunya sehingga hal ini perlu Anda perhatikan.
  2. Objek asuransi, yakni barang-barang yang termasuk kedalam lingkup perlindungan asuransi kerugian. Apabila barang yang ingin Anda asuransikan tidak termasuk kedalam objek yang ditanggung dalam program asuransi Anda maka perusahaan asuransi tersebut tentu tidak bisa membayarkan ganti rugi kepada Anda.
  3. Evanemen, yakni peristiwa tidak terduga yang mungkin terjadi dan menyebabkan kerugian pada barang Anda. Jenis peristiwa yang dijamin oleh program asuransi ini juga perlu Anda perhatikan sebab tidak semua peristiwa akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.
  4. Sistem Adjustable Policy, yakni sistem yang memungkinkan pembayaran premi asuransi sesuai dengan transaksi yang Anda lakukan. Sebaiknya Anda memilih asuransi dengan sistem pembayaran premi seperti ini karena bersifat lebih fleksibel terutama untuk
  5. Sistem First Lost Insurance, yaitu sistem yang akan menjamin pertanggungan pada kehilangan yang pertama kali. Sistem ini sangat diperlukan bila Anda mempertanggungkan barang dengan nilai yang sangat besar (mencapai miliaran rupiah) sebab Anda tidak perlu membayar premi dengan harga yang terlalu mahal.

Beberapa pengusaha bahkan memilih mengasuransikan sebuah benda kepada lebih dari satu perusahaan asuransi. Perilaku semacam ini cukup wajar dilakukan oleh para pengusaha untuk mengamankan benda yang memiliki nilai sangat tinggi. Akan tetapi Anda perlu memberitahukan kepada kedua perusahaan tersebut bahwa Anda menjalankan dua asuransi pada satu barang sekaligus. Hal ini semata-mata dilakukan agar kedua perusahaan asuransi tidak merasa saling dirugikan.