Pilih CV atau PT?

A pabila Anda termasuk orang yang ingin membentuk suatu badan usaha, tentunya Anda harus menentukan jenis badan usaha yang akan Anda buat. Apakah sebaiknya membentuk CV (Commanditaire Vennootschap) atau lebih baik membentuk PT (Perseroan Terbatas)? Kedua bentuk badan usaha ini memang sama-sama populer di Indonesia. Akan tetapi tentu terdapat perbedaan yang cukup signifikan diantara kedua badan usaha tersebut. Mari simak pembahasan lebih lanjut dari Hukum123 sebagai berikut.

Kepemilikan Badan Hukum

Perbedaan mendasar dari PT dan CV ialah PT memiliki aturan khusus dalam bentung undang-undang sementara CV tidak. Undang-Undang PT Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas mengatur ihwal pendirian PT dengan sangat jelas. Salah satunya bahwa PT memiliki badan hukum tersendiri sehingga kedudukannya dapat setara dengan kedudukan para pemiliknya. Hal ini mengakibatkan kekayaan yang dimiliki oleh suatu PT pasti terpisah dengan harta pribadi para pendirinya. Pengaturan semacam ini tidak dimiliki oleh CV.

Pendirian Usaha

Dalam Undang-Undang PT Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas disebutkan bahwa untuk memakai suatu nama sebagai nama PT, perlu mendapatkan izin dari Menteri terlebih dahulu. Begitupun dalam pembuatan akta pendirian PT yang harus mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM RI. Ini tentunya menyebabkan pendirian PT sedikit lebih rumit dan memakan waktu daripada membangun CV.

Modal Perusahaan

Untuk mendirikan sebuah PT, salah satu syaratnya ialah Anda wajib menyediakan modal awal minimal sebesar Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah). Syarat modal awal ini sudah diatur didalam undang-undang sehingga mau tidak mau harus Anda penuhi jika ingin membentuk PT. Adapun dalam pembentukan CV, tidak terdapat ketentuan modal awal minimal.

Bidang Usaha yang Dapat Dijalankan

Dibalik rumitnya persyaratan untuk membentuk suatu PT, pastinya juga terdapat kelebihan dari PT yang tidak dimiliki oleh sebuah CV. Diantara kelebihannya ialah masalah bidang usaha. CV hanya boleh menjalankan usaha seputar bidang perdagangan, perindustrian, percetakan, perbengkelan, pertanian, pembangunan (kontraktor), dan jasa. Untuk PT juga diperbolehkan menjalankan semua usaha yang telah disebutkan sebelumnya ditambah usaha-usaha lain yang tidak termasuk pada bidang-bidang diatas.

Jadi pilih CV atau PT?

Orang-orang yang hendak membentuk suatu badan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) umumnya memilih untuk membentuk suatu CV. Syaratnya cukup mudah dan pembuatannya tentu memakan waktu yang lebih singkat. Meski begitu tentu kita harus melihat terlebih dahulu jenis bidang usaha yang akan kita bentuk. Tidak jarang kasusnya bidang usaha yang semestinya hanya boleh dijalankan oleh suatu PT kita jalankan sebagai suatu CV. Apabila Anda ingin berkonsultasi lebih lanjut terhadap hal ini atau memerlukan bantuan dalam mengurus pendirian suatu badan usaha, kami persilakan untuk menghubungi Hukum123 secara lebih lanjut.