Surat Kuasa: Pengertian, Bagian dan Macam-macamnya

Surat kuasa adalah surat yang berisi pelimpahan kuasa (wewenang) dari seseorang kepada orang lain yang ia percaya. Dengan adanya surat kuasa, orang yang dilimpahi kuasa dapat menjalankan wewenang yang semestinya dilakukan oleh orang yang memiliki wewenang. Semisal pada konteks pengambilan dokumen diatas, orang yang dilimpahkan kuasa oleh orang lain diperbolehkan untuk mengambil dokumen milik orang lain yang wewenangnya dikuasakan pada dirinya. Tentunya pengalihan wewenang ini hanya sah secara hukum jika terdapat surat kuasa yang sah pula.

Surat kuasa banyak digunakan dalam berbagai keperluan, misalnya dalam pengambilan dokumen kependidikan, penetapan ahli waris, pencairan uang, pengambilan keputusan usaha, dan pengambilan keputusan politik. Surat kuasa yang sah seminimalnya mengandung identitas pemberi kuasa, identitas penerima kuasa, hal yang dikuasakan, waktu pemberian kuasa, serta tanda tangan pemberi dan penerima kuasa. Bagian-bagian ini wajib ada supaya kemurnian pemilik kuasa tetap terjaga dan terhindar dari bahaya pemalsuan identitas dan penyalahgunaan kuasa.

Berikut Daftar Link Download Template Surat Kuasa:

Surat Perjanjian

Surat perjanjian adalah surat yang berisi suatu kesepakatan bersama yang mengikat pihak-pihak tertentu untuk melakukan tindakan/perbuatan hukum yang telah disepakati bersama. Surat perjanjian yang sah harus disetujui oleh seluruh pihak yang terlibat didalam perjanjian tersebut. Jika salah satu tidak setuju maka perjanjian yang tertuang didalamnya tidak sah untuk dilakukan.
Terdapat 2 jenis surat perjanjian, yakni surat perjanjian autentik (yang disaksikan oleh pejabat pemerintahan) dan surat perjanjian dibawah tangan (yang tidak disaksikan oleh pejabat pemerintahan). Meskipun salah satu dari kedua jenis tersebut tidak disaksikan oleh pejabat pemerintah, kedua jenis surat tersebut tetap sah selama memenuhi seluruh syarat sah surat perjanjian.

Umumnya surat perjanjian dibuat untuk mengetahui dengan jelas pembagian hak dan kewajiban dari setiap pihak yang terlibat beserta batasannya masing-masing. Dengan surat perjanjian diharapkan tercipta ketenangan bagi setiap pihak yang berjanji karena sudah terdapat kepastian yang mengikat secara hukum didalam surat tersebut. Oleh karena itulah didalam surat perjanjian juga sebaiknya dicantumkan pasal arbitrase yang berisi ketentuan-ketentuan khusus apabila suatu sengketa terjadi. Pasal arbitrase ini mampu menghindarkan salah satu pihak dari risiko kerugian yang disebabkan oleh kelalaian pihak lain.

Adapun jika Anda ingin melihat contoh template surat pernjanjian, Hukum123 telah menyediakannya secara gratis. Anda bisa memanfaatkan menu pencarian (search box) atau mengakses menu template surat di bagian atas website ini. Hukum123 telah menyediakan berbagai macam surat perjanjian yang dapat Anda gunakan untuk berbagai keperluan diantaranya surat perjanjian nikah, pembagian harta gono-gini, perjanjian jual beli, kontrak sewa lokasi, dan pengalihan hak asuh anak. Seluruh surat perjanjian yang ada telah dilengkapi dengan pasal-pasal perjanjian yang relevan dengan setiap keperluan yang ada. Oleh karena itu Anda bisa langsung menggunakannya dengan mudah. Selamat membuat perjanjian!

Berikut Daftar Link Download Template Surat Perjanjian:

Surat Pernyataan

Surat pernyataan merupakan surat yang dibuat oleh seseorang yang berisi pernyataan dirinya yang digunakan untuk memberikan keterangan terkait hal-hal yang sudah/tidak ia lakukan. Surat pernyataan juga dapat dibuat untuk menerangkan orang lain bahwa orang tersebut pernah atau tidak pernah melakukan suatu hal. Surat pernyataan ini dapat bersifat resmi maupun pribadi. Surat pernyataan yang resmi tentunya menggunakan materai yang dibubuhi tanda tangan si pembuat surat di bagian atasnya. Materai inilah yang membuat surat tersebut memiliki kekuatan yang kuat secara hukum. Sehingga apabila surat pernyataan ini dilanggar oleh si pembuatnya, maka pembuatnya dapat dimintakan pertanggung jawaban secara jelas di depan hukum. Adapun surat pernyataan yang bersifat pribadi tidak perlu menggunakan materai sehingga cukup dengan tanda tangan saja.

Surat pernyataan ini sangat bermanfaat bagi banyak pihak. Bagi si pembuat pernyataan tentunya surat ini menjadi bukti yang kuat dan sah bahwa dirinya memang sesuai dengan apa yang ia nyatakan dalam surat tersebut. Apalagi jika surat pernyataan ini dibuatkan oleh orang lain. Pihak yang dinyatakan tentu memiliki kedudukan yang lebih kuat daripada sebelumnya. Sementara itu pihak penerima surat juga dapat meminta pertanggung jawaban pihak yang menulis jika sewaktu-waktu hal yang dinyatakan tidak terealisasi dengan baik. Sehingga jelas bahwa adanya surat penyataan ini dapat menjamin kepentingan dari setiap pihak yang ada sesuai isi surat pernyataan tersebut.

Bentuk dari surat pernyataan ini juga sederhana dan mudah dibuat. Secara umum komponen yang perlu ada dalam surat pernyataan ini adalah sebagai berikut.

  • Judul surat pernyataan, ditulis di bagian tengah halaman dengan huruf kapital semua (SURAT PERNYATAAN).
  • Identitas jelas dari pihak yang membuat surat pernyataan dan pihak yang dinyatakan jika memang ada. Identitas ini memuat nama lengkap dengan tambahan identitas yang sesuai (misalnya menggunakan Nomor Induk Siswa, Kartu Tanda Mahasiswa, Kartu Tanda Penduduk, atau Nomor Keanggotaan pada organisasi tertentu yang berhubungan).
  • Pernyataan yang ditulis dengan bahasa yang jelas, singkat, padat dan tidak berbelit-belit.
  • Penutup surat pernyataan.
  • Tanda tangan dan nama jelas pembuat penyataan, dilengkapi juga dengan tempat dan tanggal dibuatnya surat.

Hukum123 juga telah menyediakan berbagai macam contoh surat pernyataan yang bisa langsung Anda gunakan (hanya tinggal mengganti isi surat, format sudah disediakan secara penuh). Contoh format surat yang dapat Anda akses secara gratis ini bisa Anda telusuri menggunakan menu pencarian atau melalui menu Template Surat pada bagian atas website ini. Selamat membuat surat pernyataan!

Berikut Daftar Link Download Template Surat Pernyataan: