Tips Mengamankan Kontrak Bisnis

K eamanan dalam suatu bisnis semakin dibutuhkan dalam era modern ini. Kunci pada keamanan bisnis memang biasa terletak pada kontrak bisnisnya. Walaupun bukan berarti faktor diluar kontrak bisnis tidak perlu kita abaikan keamanannya. Berikut kami paparkan tips-tips yang bisa Anda lakukan untuk mengamankan bisnis yang Anda miliki, baik yang tertulis langsung dalam kontrak maupun tidak.

Kenali Objek Bisnis Secara Utuh

Tips pertama dalam mengamankan bisnis ialah mengenali secara utuh objek yang kita bisniskan. Pahami seluk beluk objek tersebut. Pastikan juga bahwa objek tersebut tidak sedang berada dalam sengketa tertentu. Jangan sampai objek bisnis tersebut ternyata merupakan objek yang dilarang oleh peraturan perundangan yang berlaku di daerah bisnis kita.

Kenali Klien Anda dengan Baik

Tips mengamankan bisnis selanjutnya ialah mengenali klien dengan baik. Apabila ia adalah perseorangan maka carilah info terkait latar belakang orang tersebut. Jangan sampai kita berbisnis dengan pihak yang tidak jelas asal usulnya. Adapun apabila klien bisnis kita adalah suatu badan usaha maka kita harus mencermati legalitas dan formalitas dari badan usaha tersebut. Pastikan badan usaha tersebut telah memiliki dokumen-dokumen penting seperti akta pendirian, anggaran dasar, susunan kepengurusan, dll.

Hindari Pasal Multitafsir dalam Kontrak

Sekalipun Anda telah menandatangani suatu kontrak ada baiknya Anda tetap memastikan bahwa seluruh pasal yang terdapat didalam kontrak tersebut telah Anda mengerti dengan baik. Mulai dari persyaratan, ketentuan-ketentuan khusus, kewajiban dan hak setiap pihak, hingga makna istilah yang berpeluang menghasilkan penafsiran berganda (multitafsir). Apabila terdapat frasa kata atau kalimat yang berpotensi menghasilkan multitafsir maka sebaiknya Anda segera mengonfirmasi hal tersebut kepada pihak-pihak yang terlibat didalam kontrak. Jangan sampai permasalahan istilah kata ini baru didiskusikan setelah terjadi perselisihan dikemudian hari.

Pahami Seluruh Persyaratan dalam Kontrak

Dalam kontrak pasti terdapat persyaratan atau ketentuan yang harus kita tunaikan terlebih dahulu sebelum dapat menuntut hak. Persyaratan ini banyak macamnya. Ia bisa berupa bunga kredit, fasilitas asuransi, jaminan ketersediaan barang, dll. Pastikan bahwa hal-hal seperti ini dapat Anda mengerti dengan baik dan tentunya dapat Anda penuhi dengan baik pula.

Perhatikan Klausul-Klausul Pada Isi Kontrak

Adapun surat kontrak yang baik biasanya terdiri dari 4 jenis klausul seminimalnya, yakni klausul definisi, klausul transaki, klausul spesiik, dan klausul ketentuan umum. Klausul definisi berisi pengertian dan makna dari istilah-istilah yang digunakan dalam kontrak. Klausul transaksi mengatur transaksi jual beli atau sewa menyewa yang dapat dilakukan. Klausul spesifik berisi hal-hal khusus yang mungkin saja terjadi dimasa depan sementara klausul ketentuan umum berisi ketentuan umum yang biasa diatur seperti jangka waktu kontrak, tata cara perpanjangan kontrak, penyelesaian sengketa, dll. Ada baiknya keempat komponen ini dicantumkan didalam surat kontrak supaya surat tersebut semakin aman. Jangan lupa untuk selalu menggunakan kata-kata yang mudah dimengerti, jelas dan singkat untuk menghindari perbedaan penafsiran antar pihak dikemudian hari.